<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Guru Archive - Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</title>
	<atom:link href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Mar 2025 05:05:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://s3-websites-blogs.dcds.my.id/sman1cikarangselatan.sch.id/2025/03/cropped-logo-bulat-sman-1-ciksel-1.1-32x32.webp</url>
	<title>Blog Guru Archive - Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</title>
	<link>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mari Menjadi Guru YONO!</title>
		<link>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/mari-menjadi-guru-yono/</link>
					<comments>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/mari-menjadi-guru-yono/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Web SMAN 1 CIKSEL]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 05:05:17 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://sman1cikarangselatan.sch.id/?post_type=blog&#038;p=210</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Ade Maman Suryaman (Guru SMAN 1 Cikarang Selatan) Para korban pinjaman online (pinjol) ilegal di Jawa Barat meningkat tajam, mayoritas mereka sebagai tenaga pengajar atau guru. Sebanyak 42% dari mereka terjebak pinjol karena faktor ekonomi dan gaya hidup konsumtif. Kutipan berita daring Media Indonesia Online ini bak petir di siang bolong. Fenomena pinjol yang menjadi masalah di Indonesia ternyata sekarang juga dihadapi oleh guru. Gaya hidup konsumtif menggoda nurani manusia tanpa pandang bulu. Konsep You Only Live Once (YOLO) tak lagi menjadi milik siswa-siswi yang umumnya masih berusia remaja, tetapi juga menular kepada tenaga pendidiknya. Berkenalan dengan YONO Untuk melawan konsep YOLO, kini muncul istilah baru di media sosial yang disebut YONO. Bagi orang Indonesia, kata ini terdengar seperti nama seseorang. Padahal, akronim ini merujuk kepada You Only Need One yang berarti “Kamu Hanya Membutuhkan Satu”. Melansir undira.ac.id, pengertian lengkap YONO ditekankan kepada efisiensi dan menabung untuk kebutuhan daripada keinginan melalui hidup minimalis dan pengendalian diri. Pola pikir ini mendorong individu untuk mengendalikan diri mereka sendiri dan membuat keputusan berdasarkan pertimbangan jangka panjang. Singkatnya, konsep YONO mengajak masyarakat untuk lebih mengutamakan pentingnya kualitas di atas kuantitas dalam transaksi, fokus pada kebutuhan dasar, dan pilih barang yang berkualitas. Selain itu, jangan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/mari-menjadi-guru-yono/">Mari Menjadi Guru YONO!</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Ade Maman Suryaman (Guru SMAN 1 Cikarang Selatan)</p>
<p><em>Para korban pinjaman online (pinjol) ilegal di Jawa Barat meningkat tajam, mayoritas mereka sebagai tenaga pengajar atau guru. Sebanyak 42% dari mereka terjebak pinjol karena faktor ekonomi dan gaya hidup konsumtif.</em></p>
<p>Kutipan berita daring Media Indonesia Online ini bak petir di siang bolong. Fenomena pinjol yang menjadi masalah di Indonesia ternyata sekarang juga dihadapi oleh guru. Gaya hidup konsumtif menggoda nurani manusia tanpa pandang bulu. Konsep You Only Live Once (YOLO) tak lagi menjadi milik siswa-siswi yang umumnya masih berusia remaja, tetapi juga menular kepada tenaga pendidiknya.</p>
<p><strong>Berkenalan dengan YONO</strong></p>
<p>Untuk melawan konsep YOLO, kini muncul istilah baru di media sosial yang disebut YONO. Bagi orang Indonesia, kata ini terdengar seperti nama seseorang. Padahal, akronim ini merujuk kepada <em>You Only Need One</em> yang berarti “Kamu Hanya Membutuhkan Satu”.</p>
<p>Melansir undira.ac.id, pengertian lengkap YONO ditekankan kepada efisiensi dan menabung untuk kebutuhan daripada keinginan melalui hidup minimalis dan pengendalian diri. Pola pikir ini mendorong individu untuk mengendalikan diri mereka sendiri dan membuat keputusan berdasarkan pertimbangan jangka panjang.</p>
<p>Singkatnya, konsep YONO mengajak masyarakat untuk lebih mengutamakan pentingnya kualitas di atas kuantitas dalam transaksi, fokus pada kebutuhan dasar, dan pilih barang yang berkualitas. Selain itu, jangan lupa untuk selalu berpikir tentang dampak jangka panjang setiap keputusan dalam hal keuangan.</p>
<p><strong>YOLO vs YONO</strong></p>
<p>Penjelasan di atas memberikan pemahaman bahwa YONO adalah sebuah gaya hidup yang menjadi antithesis dari <em>You Only Live Once</em> (YOLO) yang cenderung mengambil Keputusan tanpa memikirkan risiko, hingga kepuasan hidup. YOLO yang cenderung digandrungi oleh remaja, yang kini didominasi oleh Gen Z, juga menular kepada mereka yang disebut sebagai orang tua, baik orang tua di rumah atau di sekolah yakni guru.</p>
<p>Fenomena YOLO yang terus dibiarkan lama-kelamaan menjadi seperti gelinding bola salju yang turun dengan cepat dan kian membesar. Banyak kasus tercatat bagaimana guru yang mengikuti tren dan membentuk perilaku konsumtif yang impulsif. Akibatnya, perencanaan keuangan jadi kacau yang kemudian berujung dengan melakukan pinjaman ke bank, bahkan pinjol. Bagaimana jika tak dapat dihentikan fenomena ini? YOLO dapat mengakibatkan kerugian di masa muda dan penyesalan terus-menerus.</p>
<p><strong>Apakah YONO bisa menjadi solusi?</strong></p>
<p>YONO adalah sebuah gaya hidup yang menjadi solusi untuk menghindari diri dari gaya hidup YOLO. Bagi seorang guru yang terjerat YOLO, menjadi seorang “Guru YONO” merupakan cara untuk melepaskan diri dari perilaku konsumtif dan cenderung boros. Berikut kiat-kiatnya.</p>
<p><strong>Memprioritaskan kebutuhan</strong></p>
<p>Menjadi Guru YONO artinya dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Keinginan adalah hal-hal yang bersifat menyenangkan, sedangkan Kebutuhan adalah hal-hal penting untuk bertahan hidup dan berfungsi dalam masyarakat, seperti: makanan, tempat tinggal, pakaian, dan perawatan kesehatan.</p>
<p>Sebagai contoh, sebentar lagi kita akan menghadapi Ramadan sehingga sudah pasti menyediakan makanan untuk berbuka hingga sahur. Untuk mencegah anggaran menjadi boncos, seorang Guru YONO perlu melihat skala prioritas serta kondisi keuangan dan kesehatan. Tidak perlu membeli makanan yang berlebih untuk berbuka maupun sahur. Selain itu, merayakan Idulfitri juga tidak harus membeli pakaian baru, melainkan memakai pakaian yang masih pantas sebagai alternatif.</p>
<p><strong>Membuat rencana keuangan jangka panjang</strong></p>
<p>Perencanaan keuangan adalah bentuk literasi keuangan yang dapat berdampak positif pada berbagai aspek kehidupan Guru YONO. Hal ini juga dapat mencegah gaya hidup konsumtif. Patuhi anggaran yang sudah dibuat, dan tidak membeli barang-barang konsumtif berlebihan, apalagi dengan utang. Biasakan berlaltih menunggu mampu dengan menabung untuk mencapai tujuan finansial.</p>
<p><strong>Rutin melakukan evaluasi keuangan</strong></p>
<p>Untuk memastikan perencanaan berjalan sesuai dengan yang diharapkan, melakukan evaluasi keuangan penting dilakukan oleh Guru YONO. Kegiatan ini juga dapat memberikan alarm kepada Guru YONO jika terdapat hambatan sehingga solusi terbaik pun bisa dicari sesegera mungkin.</p>
<p>Guru YONO adalah guru yang dapat mengendalikan diri dalam pengeluaran dan mempertimbangkan skala prioritas. Menerapkan konsep ini dalam kehidupan sehari-hari dapat menghindarkan para tenaga pendidik dari gaya hidup boros atau konsumtif impulsif, terlalu mengikuti tren, hingga takut ketinggalan zaman. Dengan demikian, mimpi agar guru terlepas dari jerat utang bank bahkan pinjol tak lagi menjadi sekadar angan-angan. Mari menjadi Guru YONO!</p>
<p>Sumber:</p>
<p><a href="https://undira.ac.id/eread/384/new-year-with-yolo-and-yono-strategies-to-become-a-better-person">https://undira.ac.id/eread/384/new-year-with-yolo-and-yono-strategies-to-become-a-better-person</a>;</p>
<p><a href="https://tirto.id/arti-tren-yono-yang-viral-di-kalangan-gen-z-pengganti-yolo-g7n5">https://tirto.id/arti-tren-yono-yang-viral-di-kalangan-gen-z-pengganti-yolo-g7n5</a>;</p>
<p><a href="https://mediaindonesia.com/nusantara/611158/ratusan-tenaga-pendidik-jabar-terjebak-pinjol-gaya-hidup-konsumtif-jadi-penyebab">https://mediaindonesia.com/nusantara/611158/ratusan-tenaga-pendidik-jabar-terjebak-pinjol-gaya-hidup-konsumtif-jadi-penyebab</a>;</p>
<p>QMFinansial. 2025. <em>Modul Literasi Keuangan Tingkat SMA</em>. Tanpa Tempat: Tersedia online.</p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/mari-menjadi-guru-yono/">Mari Menjadi Guru YONO!</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/mari-menjadi-guru-yono/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Secarik Kain di Kepalaku</title>
		<link>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/secarik-kain-di-kepalaku/</link>
					<comments>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/secarik-kain-di-kepalaku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Web SMAN 1 CIKSEL]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 04:20:32 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://sman1cikarangselatan.sch.id/?post_type=blog&#038;p=152</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dina Oktaria, S.Pd (Guru Sosiologi &#8211; SMAN 1 Cikarang Selatan) Identitas Buku  Judul Buku : Secarik Kain di Kepalaku Penulis : Enno El-Kharity,dkk Penerbit : PT.Elex Media Komputindo Tahun Terbit : 2009 ISBN : 978-979-27-5900-6 Jumlah Halaman: 265 halaman Isi Buku Buku ini merupakan salah satu buku yang isinya adalah kumpulan kisah inspiratif pemakai jilbab, penulis menoba menceritakan tentang Secarik kain di kepala? Ya, itulah jilbab, salah satu perlengkapan busana wanita muslim. Namun, tidak semua wanita muslim memakainya. Banyak pengalaman yang menarik untuk disimak kala mereka menggunakannya, berbagai tantangan dan hambatan menghadang kala mereka bertekad untuk memulai memakainya, dan tentu saja banyak hikmah yang bisa didapat dari menjalankan perintah Allah itu. Kelebihan Buku Buku ini sangat mengispiratif untuk muslimah yang belum menggunakan jilbab Buku ini ringan dan mudah untuk dipahami oleh siapapun yang membacanya Covernya dan judul menarik  Kekurangan Buku Buku ini terlalu singkat untuk setiap cerita yang ditampilkan Dalam buku ini terlalu banyak tokoh-tokoh yang ditampilkan Hikmah/ Amanat Memakai jilbab harus penuh dengan konsekuensi terhadap perubahan tingkah laku kita di masyarakat. Berjilbab mengidentifikasi kita sebagai seorang wanita yang terhormat dan dikagumi. Jadi, jangan dengan kita berjilbab kita melakukan hal yang aneh sehingga menimbulkan fitnah dan anggapan kepada orang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/secarik-kain-di-kepalaku/">Secarik Kain di Kepalaku</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Dina Oktaria, S.Pd (Guru Sosiologi &#8211; SMAN 1 Cikarang Selatan)</p>
<p><span style="font-weight: 400">Identitas Buku </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Judul Buku </span> <span style="font-weight: 400">: Secarik Kain di Kepalaku</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Penulis </span> <span style="font-weight: 400">: Enno El-Kharity,dkk</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Penerbit </span> <span style="font-weight: 400">: PT.Elex Media Komputindo</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tahun Terbit</span> <span style="font-weight: 400">: 2009</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">ISBN </span><span style="font-weight: 400">: 978-979-27-5900-6</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Jumlah Halaman</span><span style="font-weight: 400">: 265 halaman</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Isi Buku</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Buku ini merupakan salah satu buku yang isinya adalah kumpulan kisah inspiratif pemakai jilbab, penulis menoba menceritakan tentang </span><span style="font-weight: 400">Secarik kain di kepala? Ya, itulah jilbab, salah satu perlengkapan busana wanita muslim. Namun, tidak semua wanita muslim memakainya. Banyak pengalaman yang menarik untuk disimak kala mereka menggunakannya, berbagai tantangan dan hambatan menghadang kala mereka bertekad untuk memulai memakainya, dan tentu saja banyak hikmah yang bisa didapat dari menjalankan perintah Allah itu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kelebihan Buku</span></p>
<ol>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Buku ini sangat mengispiratif untuk muslimah yang belum menggunakan jilbab</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Buku ini ringan dan mudah untuk dipahami oleh siapapun yang membacanya</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Covernya dan judul menarik </span></li>
</ol>
<p><span style="font-weight: 400">Kekurangan Buku</span></p>
<ol>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Buku ini terlalu singkat untuk setiap cerita yang ditampilkan</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Dalam buku ini terlalu banyak tokoh-tokoh yang ditampilkan</span></li>
</ol>
<p><span style="font-weight: 400">Hikmah/ Amanat</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Memakai jilbab harus penuh dengan konsekuensi terhadap perubahan tingkah laku kita di masyarakat. Berjilbab mengidentifikasi kita sebagai seorang wanita yang terhormat dan dikagumi. Jadi, jangan dengan kita berjilbab kita melakukan hal yang aneh sehingga menimbulkan fitnah dan anggapan kepada orang bahwa berjilbab sama saja dengan orang uang tidak menggunakan jilbab.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Saran Buat Penulis</span></p>
<ol>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Penulis memberikan penjelasan lebih tentang makna dan kutipan hadis</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Sebaiknya alur ditambah liku-liku yang menambah emosi pembaca dan meningkatkan minat baca. Dan usahakan pula untuk menyajikan konflik yang lebih bervariasi.</span></li>
</ol>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/secarik-kain-di-kepalaku/">Secarik Kain di Kepalaku</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/secarik-kain-di-kepalaku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Canting Cinta Alya: Jejak Takdir, Cinta, dan Warisan yang Tersembunyi&#8221;</title>
		<link>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/canting-cinta-alya-jejak-takdir-cinta-dan-warisan-yang-tersembunyi/</link>
					<comments>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/canting-cinta-alya-jejak-takdir-cinta-dan-warisan-yang-tersembunyi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Web SMAN 1 CIKSEL]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 04:09:21 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://sman1cikarangselatan.sch.id/?post_type=blog&#038;p=150</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Hj. Pipit Savitri Rahayu Sari, S.Pd, M.Pd Identitas Buku  Judul Buku : Canting Cinta Alya Penulis : Riyanto El Harist Penerbit : LovRinz Publishing  Tahun Terbit : 2020 ISBN : 978-602-489-836-6 Jumlah Halaman : 355 Isi Buku Novel Canting Cinta Alya menceritakan mengenai kehidupan seorang gadis, Alya Zahra yang mencari orangtuanya yang belum dia kenal, belum pernah lihat sama sekali dan kisah cinta dengan perbedaan status sosial yang masih kental dijunjung di daerah tempat tinggalnya dan canting yang merupakan amanah dari orang tua angkatnya yang mengakui Alya sebagai cucunya.  Gadis lugu bernama Alya selalu berharap orangtua datang menjemput dia, sehingga Alya selalu duduk termangu setiap malam di peron satsiun Lempuyangan Yogyakarta selama sepuluh tahun terakhir. Harapan Alya, orangtua datang menjemput dari Jakarta  menggunakan kereta api. Seperti yang diceritakan Mbah Sungkono dan istrinya Mbah Parniem. Alya yang sabar, mandiri dan gigih serta menjadi tulang punggung keluarga dengan merawat dan menanggung semua keperluan hidup bersama Mbah Parniem setelah Mbah Sungkono meninggal dunia.  Alya yang bekerja di rumah batik Syailendra di bagian produksi dan ditempatkan di bagian nglowong. Nglowong merupakan proses dari kegiatan membatik.  Nglowong atau mbatik merupakan proses membuat garis awal dari motif yang telah disket dengan pensil. Alya sangat cekatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/canting-cinta-alya-jejak-takdir-cinta-dan-warisan-yang-tersembunyi/">&#8220;Canting Cinta Alya: Jejak Takdir, Cinta, dan Warisan yang Tersembunyi&#8221;</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Hj. Pipit Savitri Rahayu Sari, S.Pd, M.Pd</p>
<p><span style="font-weight: 400"><strong>Identitas Buku</strong> </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Judul Buku </span> <span style="font-weight: 400">: Canting Cinta Alya</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Penulis </span> <span style="font-weight: 400">: Riyanto El Harist</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Penerbit </span> <span style="font-weight: 400">: LovRinz Publishing </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tahun Terbit</span> <span style="font-weight: 400">: 2020</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">ISBN</span> <span style="font-weight: 400">: 978-602-489-836-6</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Jumlah Halaman </span> <span style="font-weight: 400">: 355</span></p>
<p><strong>Isi Buku</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Novel Canting Cinta Alya menceritakan mengenai kehidupan seorang gadis, Alya Zahra yang mencari orangtuanya yang belum dia kenal, belum pernah lihat sama sekali dan kisah cinta dengan perbedaan status sosial yang masih kental dijunjung di daerah tempat tinggalnya dan canting yang merupakan amanah dari orang tua angkatnya yang mengakui Alya sebagai cucunya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Gadis lugu bernama Alya selalu berharap orangtua datang menjemput dia, sehingga Alya selalu duduk termangu setiap malam di peron satsiun Lempuyangan Yogyakarta selama sepuluh tahun terakhir. Harapan Alya, orangtua datang menjemput dari Jakarta  menggunakan kereta api. Seperti yang diceritakan Mbah Sungkono dan istrinya Mbah Parniem. Alya yang sabar, mandiri dan gigih serta menjadi tulang punggung keluarga dengan merawat dan menanggung semua keperluan hidup bersama Mbah Parniem setelah Mbah Sungkono meninggal dunia.  Alya yang bekerja di rumah batik Syailendra di bagian produksi dan ditempatkan di bagian nglowong. Nglowong merupakan proses dari kegiatan membatik.  Nglowong atau mbatik merupakan proses membuat garis awal dari motif yang telah disket dengan pensil. Alya sangat cekatan dalam membuat motif batik. Dengan canting pemberian dari mbah Parniem menjadikan Alya semakin percaya diri.  Canting yang diberikan oleh oleh mba Parniem oleh Alya sangat dijaga sekali dan Alya merasa bahwa barang tersebut adalah amanah yang harus dijaga dan jangan sampai hilang. Hasil mbatik Alya sangat disukai oleh para pembeli batik.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Alya sangat disayang oleh pemilik rumah / sanggar batik tersebut. Majikan Alya bernama Rr. Gendis Nilakresna yang dipersunting oleh RM Ronggo Wardoyo. RM Ronggo Wardoyo meninggalkan istrinya dua puluh tahun yang lalu. Mereka memiliki anak tunggal, laki-laki  bernama Damar. Damar yang kuliah ekonomi di Jakarta dan tidak mau melanjutkan karena tidak sesuai dengan keinginannya. Damar lebih focus menjadi fotografer dari pada seorang ahli ekonom. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Damar sangat mencintai Alya. Walopun Damar menyadari perbedaan status social di antara Damar dan Alya sangat jauh. Damar yang keturunan ningrat dan Alya hanya gadis lugu tanpa jelas latar belakang orangtuanya. Ibu Nilakresna yang disapa bu Nila sangat menentang keras hubungan Alya dan Damar. Ibu Nila ingin Damar menikah dengan pilihan ibunya, dari kalangan ningrat juga. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Perselisihan dan kegundahan hati layaknya pasangan yang dimabuk cinta mewarnai cerita di novel ini. Damar yang gigih dalam menaklukan hati Alya. Dan Alya yang hampir setiap hari menerima puisi cinta dari Damar, membuat Alya semakin terbuai dengan kata-kata Damar. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Canting pemberian mba Parniem hilang. Ternyata dibuang oleh asisten Bu Nila yang bernama Rina. Rina tidak menyukai Alya. Karena Alya memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mbatik.  Alya merasa sedih dan berusaha mbatik dengan canting lain. Ternyata Canting tersebut merupakan amanah sebagai pewaris kekayaan dari rumah batik syailendra. </span></p>
<p><strong>Kelebihan Buku</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Buku Canting Cinta Alya menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dan berisi puisi-puisi percintaan. Dan berisi mengenai kehidupan masyarakat Yogyakarta yang masih kental dengan budayanya. Novel ini ringan untuk dibaca dan diselipi kalimat – kalimat yang memotivasi pembaca dalam menghadapi masalah dalam kehidupan. </span></p>
<p><strong>Kekurangan Buku</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Novel ini membuat penasaran pembaca karena akhir dari cerita masih belum selesai. Pembaca dibuat penasaran dan membuat menanti kehadiran novel selanjutnya.</span></p>
<p><strong>Hikmah/ Amanat </strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam kehidupan social tidak harus memperhatikan perbedaan status social. Di mata Tuhan, semua manusia adalah sama. Yang membedakan adalah ketaqwaan. Ketaqwaan ini sendiri adalah buah dari iman. Takwa diartikan sebagai sikap mental yang senantiasa berusaha melaksanakan semua perintah Allah SWT dan menjauhi semua larangan-Nya.  </span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/canting-cinta-alya-jejak-takdir-cinta-dan-warisan-yang-tersembunyi/">&#8220;Canting Cinta Alya: Jejak Takdir, Cinta, dan Warisan yang Tersembunyi&#8221;</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/canting-cinta-alya-jejak-takdir-cinta-dan-warisan-yang-tersembunyi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geez &#038; Ann 2: Penantian, Perpisahan, dan Cinta yang Tak Pernah Padam</title>
		<link>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/geez-ann-2-penantian-perpisahan-dan-cinta-yang-tak-pernah-padam/</link>
					<comments>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/geez-ann-2-penantian-perpisahan-dan-cinta-yang-tak-pernah-padam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Web SMAN 1 CIKSEL]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 04:01:03 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://sman1cikarangselatan.sch.id/?post_type=blog&#038;p=148</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Mutia Maisaroh, S.Pd (Guru Matematika &#8211; SMAN 1 Cikarang Selatan) Identitas Buku  Judul Buku : Geez &#38; Ann 2 Penulis : Rintik Sendu Penerbit : Gagas Media Tahun Terbit : 2017 ISBN : 9789799102 Jumlah Halaman : 252 Isi Buku Novel Geez &#38; Ann 2 merupakan novel lanjutan dari novel sebelumnya yaitu Geez &#38; Ann 1. Novel ini merupakan karya kedua dari Nadhifa Allya Tsana yang memiliki nama pena Rintik Sedu. Novel Geez &#38; Ann 2 bertemakan kisah percintaan remaja yang menceritakan kelanjutan dari kisah dua tokoh utama yaitu Geez dan Ann yang menjalani hubungan tanpa status dan berjarak jauh dimana Ann berada di Yogya dan Geez melanjutkan pendidikannya di Berlin. Dikarenakan Geez yang berada jauh di Berlin, Ann bertemu dengan lelaki baru di hidupnya yaitu Bayu. Namun hubungannya dengan Bayu tidak berjalan lancar karena perasaan Ann untuk Geez masih tertinggal sehingga ia belum bisa melepaskan Geez. Dalam novel ini diceritakan bahwa Ann mengambil langkah untuk pergi ke Berlin menyusul Geez setelah ia membaca surat terakhir yang ia terima dari Geez. Dalam surat tersebut Geez mengatakan bahwa ia akan menetap di Berlin karena telah mendapatkan pekerjaan disebuah perusahaan sehingga sulit untuknya kembali. Ann memutuskan untuk terbang ke Berlin mengejar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/geez-ann-2-penantian-perpisahan-dan-cinta-yang-tak-pernah-padam/">Geez &amp; Ann 2: Penantian, Perpisahan, dan Cinta yang Tak Pernah Padam</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Mutia Maisaroh, S.Pd (Guru Matematika &#8211; SMAN 1 Cikarang Selatan)</p>
<p><strong>Identitas Buku </strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Judul Buku </span> <span style="font-weight: 400">: Geez &amp; Ann 2</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Penulis </span> <span style="font-weight: 400">: Rintik Sendu</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Penerbit </span> <span style="font-weight: 400">: Gagas Media</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tahun Terbit</span> <span style="font-weight: 400">: 2017</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">ISBN</span> <span style="font-weight: 400">: 9789799102</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Jumlah Halaman </span> <span style="font-weight: 400">: 252</span></p>
<p><strong>Isi Buku</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Novel Geez &amp; Ann 2 merupakan novel lanjutan dari novel sebelumnya yaitu Geez &amp; Ann 1. Novel ini merupakan karya kedua dari Nadhifa Allya Tsana yang memiliki nama pena Rintik Sedu. Novel Geez &amp; Ann 2 bertemakan kisah percintaan remaja yang menceritakan kelanjutan dari kisah dua tokoh utama yaitu Geez dan Ann yang menjalani hubungan tanpa status dan berjarak jauh dimana Ann berada di Yogya dan Geez melanjutkan pendidikannya di Berlin. Dikarenakan Geez yang berada jauh di Berlin, Ann bertemu dengan lelaki baru di hidupnya yaitu Bayu. Namun hubungannya dengan Bayu tidak berjalan lancar karena perasaan Ann untuk Geez masih tertinggal sehingga ia belum bisa melepaskan Geez.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam novel ini diceritakan bahwa Ann mengambil langkah untuk pergi ke Berlin menyusul Geez setelah ia membaca surat terakhir yang ia terima dari Geez. Dalam surat tersebut Geez mengatakan bahwa ia akan menetap di Berlin karena telah mendapatkan pekerjaan disebuah perusahaan sehingga sulit untuknya kembali. Ann memutuskan untuk terbang ke Berlin mengejar jawaban atas semua penantian yang diberikan oleh Geez padanya. Setelah berhari-hari di Berlin tidak kunjung ia menemukan keberadaan Geez, sampailah Ann berada disebuah taman dan bertemu dengan bunda Geez yang menceritakan bahwa Geez telah berhari-hari berada di rumah sakit akibat kecelakaan dan mengalami koma akibat pendarahan di otak. Tidak hanya itu terjadi juga kerusakan pada saraf tulang belakang dan otak yang menyebabkan Geez mengalami kelumpuham anggota gerak bawah juga kehilangan kemampuan berbicara dan mendengar.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ann selalu menemani hari-hari Geez ketika koma sampai disuatu hari Geez terbangun dan mengatakan bahwa ia menjadi seperti ini bukan salah Ann. Selama beberapa hari mereka menjalani kehidupan seperti biasa sampai Geez mengetahui bahwa Ann menderita penyakit gagal ginjal dan ia merasa bahwa Berlin bukan untuk Ann sehingga ia meminta Ann untuk kembali pulang ke Yogya, Indonesia. Lalu hubungan mereka berakhir dengan buruk dan berpisah di Berlin. Ann yang menderita sakit gagal ginjal merasa bahwa Geez tidak mau bersamanya karena ia memiliki penyakit. Namun sebenarnya Geez memutuskan langkah besar seperti itu karena ia ingin Ann menyembuhkan penyakit gagal ginjalnya juga melanjutkan program koas kedokterannya di Yogya dan ia akan menghabiskan waktu di Berlin untuk rehabilitasi anggota gerak bawah juga pendengarannya. Enam bulan kemudian setelah perpisahan itu, Geez pulang ke Yogya dan memberikan kejutan kepada Ann dan menceritakan hal yang sebenarnya tentang ia yang ingin program koas Ann berjalan lancar, tentang rehabilitasinya serta kejutan tentang ginjalnya yang ia berikan pada Ann tanpa Ann ketahui sehingga mereka kembali bersama.</span></p>
<p><strong>Kelebihan Buku</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Novel ini bagus untuk dibaca untuk para remaja karena kisah yang dituliskan sangat mudah dipahami dan banyak kejadian mengejutkan. Selain itu ada banyak sekali makna tersembunyi, salah satunya adalah Geez yang mempertaruhkan hubungannya demi keberhasilan pendidikan Ann. Dari sini dapat kita lihat bahwa pendidikan tetap bagian terpenting. Selain itu kepercayaan dan komunikasi dalam hubungan juga sangat penting seperti yang kita lihat kedua tokoh tersebut saling terhubung melalui surat.</span></p>
<p><strong>Kekurangan Buku</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Para pembaca mungkin akan sedikit kurang memahami cerita apabila tidak membaca bagian 1 dari novel ini. Cerita kisah percintaan remaja yang berputar dengan masalah yang terjadi berulang-ulang mungkin akan membuat pembaca merasa sedikit pusing. Hal tersebut disebabkan karena ketidakjelasan hubungan antara Geez dan Ann sampai bertahun-tahun dan Ann baru mendapatkan jawaban dari penantiannya setelah berulang kali berpisah dari Geez.</span></p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/geez-ann-2-penantian-perpisahan-dan-cinta-yang-tak-pernah-padam/">Geez &amp; Ann 2: Penantian, Perpisahan, dan Cinta yang Tak Pernah Padam</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/geez-ann-2-penantian-perpisahan-dan-cinta-yang-tak-pernah-padam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muslim Jangan Anti Terhadap Filsafat</title>
		<link>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/muslim-jangan-anti-terhadap-filsafat/</link>
					<comments>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/muslim-jangan-anti-terhadap-filsafat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Web SMAN 1 CIKSEL]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 03:54:29 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://sman1cikarangselatan.sch.id/?post_type=blog&#038;p=146</guid>

					<description><![CDATA[<p>Identitas Buku Judul Buku : Averroes – Filsuf dan Ilmuwan Muslim Abad ke-12 Penulis : Liz Sonneborn Penerbit : Muara Cetakan ke- : 1 Jumlah  : 127 halaman Sesuai dengan judul resensi buku yang saya buat ini, saya ingin mengajak semua orang umumnya dan para pemikir muslim khususnya untuk tidak menutup mata dengan filsafat, terutama filsafat Yunani. Filsafat sebenarnya tidak bertentangan dengan agama Islam, bagaimana cara kita menafsirkan dan menanggapinya saja.  Abul-Walid Ibnu Rusyd atau di dunia Barat dikenal dengan Averroes adalah filsuf sekaligus ilmuwan muslim. Averroes juga belajar tentang kedokteran. Dia pun tertarik pada Matematika dan Ilmu Alam, Astronomi.  Averroes hidup di masa khalifah Abu Ya’qub Yusuf, pemimpin kedua dinasti Almohad. Sang khalifah bertanya tentang, apakah Surga itu ada? Dan Averroes memberikan jawaban yang membuat dia puas.  Menjadi filsuf seperti Averroes tidak seperti zaman sekarang. Averroes mendapat yang kita sebut sebagai privilege: menjadi tokoh penting, hingga diberi banyak hadiah. Averroes adalah bukti modernisasi islam di masa kekhalifahan. Modernisasi dimulai dengan gerakan penerjemahan kitab-kitab ilmu pengetahuan dari Yunani dan India, sebuah pencapaian luar biasa ketika di dunia Barat yang anti dengan filsafat Yunani karena memasuki zaman dark ages. Apakah filsafat dapat beriringan dengan ajaran Islam? Jawabannya: Qur’an telah menjelaskan keberadaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/muslim-jangan-anti-terhadap-filsafat/">Muslim Jangan Anti Terhadap Filsafat</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<table>
<tbody>
<tr>
<td colspan="2"><strong>Identitas Buku</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><span style="font-weight: 400">Judul Buku</span></td>
<td><span style="font-weight: 400">: Averroes – Filsuf dan Ilmuwan Muslim Abad ke-12</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span style="font-weight: 400">Penulis</span></td>
<td><span style="font-weight: 400">: Liz Sonneborn</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span style="font-weight: 400">Penerbit</span></td>
<td><span style="font-weight: 400">: Muara</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span style="font-weight: 400">Cetakan ke-</span></td>
<td><span style="font-weight: 400">: 1</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span style="font-weight: 400">Jumlah </span></td>
<td><span style="font-weight: 400">: 127 halaman</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="font-weight: 400">Sesuai dengan judul resensi buku yang saya buat ini, saya ingin mengajak semua orang umumnya dan para pemikir muslim khususnya untuk tidak menutup mata dengan filsafat, terutama filsafat Yunani. Filsafat sebenarnya tidak bertentangan dengan agama Islam, bagaimana cara kita menafsirkan dan menanggapinya saja. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Abul-Walid Ibnu Rusyd atau di dunia Barat dikenal dengan Averroes adalah filsuf sekaligus ilmuwan muslim. Averroes juga belajar tentang kedokteran. Dia pun tertarik pada Matematika dan Ilmu Alam, Astronomi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Averroes hidup di masa khalifah Abu Ya’qub Yusuf, pemimpin kedua dinasti Almohad. Sang khalifah bertanya tentang, apakah Surga itu ada? Dan Averroes memberikan jawaban yang membuat dia puas. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Menjadi filsuf seperti Averroes tidak seperti zaman sekarang. Averroes mendapat yang kita sebut sebagai </span><i><span style="font-weight: 400">privilege</span></i><span style="font-weight: 400">: menjadi tokoh penting, hingga diberi banyak hadiah. Averroes adalah bukti modernisasi islam di masa kekhalifahan. Modernisasi dimulai dengan gerakan penerjemahan kitab-kitab ilmu pengetahuan dari Yunani dan India, sebuah pencapaian luar biasa ketika di dunia Barat yang anti dengan filsafat Yunani karena memasuki zaman </span><i><span style="font-weight: 400">dark</span></i> <i><span style="font-weight: 400">ages</span></i><span style="font-weight: 400">.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Apakah filsafat dapat beriringan dengan ajaran Islam? Jawabannya: Qur’an telah menjelaskan keberadaan Allah yang Maha Kuasa, yang tanpa-Nya manusia tak ada apa-apanya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Averroes yang di Eropa dikenal dengan Sang Komentator, karena komentar-komentarnya dalam konsep-konsep filsafat Aristoteles. Selain sebagai penafsir karya-karya Aristoteles, komentar-komentarnya dari karya Aristoteles, hingga andil di bidang kedokteran membuat dia menjadi filsuf muslim yang dikenal di Eropa dan hingga kini, masih ada segelintir ilmuwan yang masih mengikuti pemikirannya.</span></p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/muslim-jangan-anti-terhadap-filsafat/">Muslim Jangan Anti Terhadap Filsafat</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/muslim-jangan-anti-terhadap-filsafat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resensi Buku: Meraih Sukses dengan Kecerdasan Emosional</title>
		<link>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/resensi-buku-meraih-sukses-dengan-kecerdasan-emosional/</link>
					<comments>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/resensi-buku-meraih-sukses-dengan-kecerdasan-emosional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Web SMAN 1 CIKSEL]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 02:16:21 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://sman1cikarangselatan.sch.id/?post_type=blog&#038;p=98</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Mauli Novilda Afifa, S.Pd (Guru Biologi &#8211; SMAN 1 Cikarang Selatan) Identitas Buku  Judul Buku : Meraih Sukses dengan Kecerdasan Emosional Penulis : Al Tridonanto Baranda Penerbit : Elex Media Komputindo Tahun Terbit : 2010 ISBN : 9789792782875 Jumlah Halaman: 118 Isi Buku Buku ini membahas pentingnya kecerdasan emosional dalam menggapai kesuksesan,  Daniel Goeman seorang profesor dari Universitas Harvard menjelaskan bahwa ada ukuran selain kecerdasan intelektual yang menentukan tingkat kesuksesan seseorang, dia mengatakan bahwa koordinasi suasana hati adalah inti dari hubungan sosial yang baik, orang orang tersebut akan memiliki kecerdasan emosi yang baik. Kemudian dalam buku ini ahli perkembangan Howes dan Herald menegaskan bahwa kecerdasan emosional merupakan komponen yang membuat seseorang menjadi pintar menggunakan emosi, wilayah kecerdasan emosi meliputi kesadaran diri, mampu mengelola emosi, memotivasi diri, mampu berempati, mampu menjalin sosial dengan orang lain.Masa remaja sangat penting untuk keberhasilan pada fase kehidupan selanjutnya, faktor lingkungan  banyak berperan dalam mengoptimalkan kecerdasan emosional remaja untuk kesuksesan pada masa dewasa, pada saat-saat remaja inilah orang tua dan guru berperan penting untuk menuntun anak agar kecerdasan emosisonalnya meningkat, anak perlu mengenali kelebihan dan kekurangan diri sendiri agar dapat menemukan jati diri dan memiliki kecerdasan emosional yang mantap Kelebihan Buku Buku ini menggunakan bahasa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/resensi-buku-meraih-sukses-dengan-kecerdasan-emosional/">Resensi Buku: Meraih Sukses dengan Kecerdasan Emosional</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-99" src="https://s3-websites-blogs.dcds.my.id/sman1cikarangselatan.sch.id/2025/03/Buku-Mauli-281x300.jpg" alt="" width="281" height="300" srcset="https://s3-websites-blogs.dcds.my.id/sman1cikarangselatan.sch.id/2025/03/Buku-Mauli.jpg 281w, https://s3-websites-blogs.dcds.my.id/sman1cikarangselatan.sch.id/2025/03/Buku-Mauli.jpg 406w" sizes="(max-width: 281px) 100vw, 281px" /></p>
<p><span style="font-weight: 400">Oleh: Mauli Novilda Afifa, S.Pd (</span><span style="font-weight: 400">Guru Biologi &#8211; SMAN 1 Cikarang Selatan)</span></p>
<p><strong>Identitas Buku </strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Judul Buku </span><span style="font-weight: 400">: Meraih Sukses dengan Kecerdasan Emosional</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Penulis </span> <span style="font-weight: 400">: Al Tridonanto Baranda</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Penerbit </span> <span style="font-weight: 400">: Elex Media Komputindo</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tahun Terbit</span> <span style="font-weight: 400">: 2010</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">ISBN</span> <span style="font-weight: 400">: </span><span style="font-weight: 400">9789792782875</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Jumlah Halaman</span><span style="font-weight: 400">: 118</span></p>
<p><strong>Isi Buku</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Buku ini membahas pentingnya kecerdasan emosional dalam menggapai kesuksesan, </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Daniel Goeman seorang profesor dari Universitas Harvard menjelaskan bahwa ada ukuran selain kecerdasan intelektual yang menentukan tingkat kesuksesan seseorang, dia mengatakan bahwa koordinasi suasana hati adalah inti dari hubungan sosial yang baik, orang orang tersebut akan memiliki kecerdasan emosi yang baik. Kemudian dalam buku ini ahli perkembangan Howes dan Herald menegaskan bahwa kecerdasan emosional merupakan komponen yang membuat seseorang menjadi pintar menggunakan emosi, wilayah kecerdasan emosi meliputi kesadaran diri, mampu mengelola emosi, memotivasi diri, mampu berempati, mampu menjalin sosial dengan orang lain.Masa remaja sangat penting untuk keberhasilan pada fase kehidupan selanjutnya, faktor lingkungan  banyak berperan dalam mengoptimalkan kecerdasan emosional remaja untuk kesuksesan pada masa dewasa, pada saat-saat remaja inilah orang tua dan guru berperan penting untuk menuntun anak agar kecerdasan emosisonalnya meningkat, anak perlu mengenali kelebihan dan kekurangan diri sendiri agar dapat menemukan jati diri dan memiliki kecerdasan emosional yang mantap</span></p>
<p><strong>Kelebihan Buku</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Buku ini menggunakan bahasa yang lugas dan mampu dipahami oleh semua orang. Buku ini juga membuka pandangan baru bahwa seseorang dikatakan cerdas bukan hanya berdasarkan IQ</span></p>
<p><strong>Kekurangan Buku</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400">Buku ini memiliki sampul yang kurang menarik, pada isi buku juga bisa diberikan solusi untuk kenakalan remaja saat tidak bisa mengontrol emosinya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400"><strong>Hikmah/ Amanat</strong> </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Jangan hanya menilai seseorang dari IQnya</span></p>
<p>The post <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/resensi-buku-meraih-sukses-dengan-kecerdasan-emosional/">Resensi Buku: Meraih Sukses dengan Kecerdasan Emosional</a> appeared first on <a href="https://sman1cikarangselatan.sch.id">Website Resmi SMAN 1 Cikarang Selatan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sman1cikarangselatan.sch.id/blog/resensi-buku-meraih-sukses-dengan-kecerdasan-emosional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
